"SELAMAT DATANG DI SMP NEGERI 1 WONOGIRI *** DAFTAR ULANG CALON PESERTA DIDIK KELAS VII TANGGAL 7 - 8 JULI 2017 *** "
Banner
bptikp jatengpdk jatengrumah belajar
waktu sekarang

Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website sekolah bagi anda
Ragu-ragu
Tidak
Ya
  Lihat
Statistik
  Visitors : 977807 visitors
  Hits : 7399 hits
  Today : 111 users
  Online : 2 users
:: Kontak Admin ::

smpn1wonogiri    
Status member
  • YASHINTHA INGGAR P. (Alumni)
    2014-06-17 05:36:19
    waaa, setelah sekian lama :\')
  • Pramono Wahyu Ramadhan (Tamu)
    2014-06-15 16:55:22
    PPDB (REGULER) SMK NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 A. Jadwal Pelaksanaan 1. Pendaftaran : 23 s.d. 25 Juni 2014 (pukul 08.00 â 14....
  • SEPTIANA WULANDARI (Alumni)
    2014-06-10 22:39:28
    Apa kabarnya spensa? :3
  • F. Endah Wartani,SPd (Guru)
    2013-09-27 19:06:33
    Terima kasih Tuhan buat berkatMu hari ini
  • DEWI HANANIA NUR ROCHMANI (Alumni)
    2013-09-18 13:01:59
    Kangen spensa, kawan :3

Kurikulum Baru dan Profesionalisme Guru

Tanggal : 27-07-2013 17:25, dibaca 4467 kali.

 

Mulai 15 Juli 2013, Kurikulum baru 2013 sudah mulai diterapkan di sekolah eks Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dan sekolah terakreditasi A yang jumlahnya 6.410 sekolah. Dari jumlah sekolah itu, hanya 56.113 guru yang akan dilatih untuk menjalankan kurikulum baru di tahun ini. Sementara siswa yang akan menerima kurikulum baru itu berjumlah 1.535.065 orang, baik sekolah negeri maupun swasta. Penerapan kurikulum baru merupakan hal yang wajar, sebagai sebuah keniscayaan dari kehendak perubahan zaman. Kurikulum baru juga bisa dianggap sebagai bagian dari tanggapan pemerintah atas harapan, masukan, kritik dan saran dari masyarakat yang menghendaki adanya penyesuaian atas kurikulum lama yang berlaku hingga saat ini.

Tekanan pokok dalam kurikulum baru ini adalah model pembelajaran tematik dan penguatan pada pembangunan karakter. Pendidikan tematik dan karakter ini akan banyak difokuskan pada pendidikan dasar (SD). Hemat saya, ada empat pilar pendidikan yang perlu untuk pembangunan karakter: belajar untuk mencipta (berkarya), belajar untuk hidup berdampingan dan berpartisipasi, belajar mengenal nilai-nilai, dan belajar untuk merefleksikan diri di tengah realitas sosial.

Perubahan kurikulum baru adalah penting, namun mempersiapkan guru agar lebih mampu mengoperasionalkan kehendak dari kurikulum baru adalah jauh lebih penting lagi. Sebab, betapapun idealnya kurikulum baru yang berhasil disusun, pada akhirnya, kunci penentu tetaplah berada di tangan para guru sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan kurikulum. Artinya, perubahan kurikulum bukanlah jaminan terjadinya peningkatan mutu pendidikan. Secara praktis di lapangan, kunci mutu pendidikan pada dasarnya berada di tangan guru, sebagai pelaksana kurikulum yang sehari-hari berinteraksi secara langsung dengan peserta didik. Kinerja guru, jelas akan sangat menentukan atas mutu pendidikan.

Guru adalah fasilitator ilmu dan keteladanan. Guru-guru juga harus memiliki kualifikasi dan kompetensi yang mampu memenuhi tuntutan tugasnya. Good education requires good teachers (pendidikan yang baik memerlukan guru-guru yang baik pula). Hal ini ditegaskan lagi dalam Pasal 39 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas yang menyebutkan dengan jelas bahwa pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, terutama bagi pendidik pada perguruan tinggi.

Ada empat standar dalam kurikulum 2013 yang mengalami perubahan, meliputi standar kompetensi lulusan, proses, isi, dan standar penilaian. Kesemuanya ini membutuhkan profesionalisme guru. Dalam implementasi dan keterlaksanan kurikulum 2013, profesionalisme guru minimal harus ditunjang dengan kompetensi guru. Kompetensi guru menjadi penting, apalagi telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UU Guru dan Dosen) serta Peraturan Pemerintah (PP) No 74 Tahun 2008 tentang Guru.

Pada Pasal 10 UU Guru dan Dosen menyebutkan bahwa kompetensi guru itu ada empat: Kompetensi paedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi profesional. Dalam penjelasan disebutkan rumusan setiap kompetensi tersebut: Kompetensi paedagogik adalah kemampuan mengelola pembelajaran  peserta didik. Kompetensi kepribadian adalah kemampuan kepribadian yang mantap, berakhlak mulia, arif dan berwibawa serta menjadi teladan peserta didik. Kompetensi profesional adalah kemampuan penguasaan materi pelajaran secara luas dan mendalam. Kompetensi sosial adalah kemampuan guru berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan efisien dengan peserta didik semua guru, orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar.

Pemerintah pun telah menyiapkan strategi penyiapan dan pembinaan guru dalam mensukseskan kurikulum 2013. Penyiapan guru tersebut telah melibatkan tim pengembang kurikulum di tingkat pusat, instruktur diklat, guru utama, dan guru SD, SMP, SMA/SMK. Pelaksanaa Ujian Kompetensi Guru (UKG) oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengetahui sejauh mana peningkatan profesionalisme guru setelah diberikan tunjangan sertifikasi juga tak perlu dikhawatirkan oleh kalangan guru. Melalui UKG, bukan hanya kesiapan yang diukur, tapi lebih jauh lagi adalah kelayakan seseorang menjalani profesi guru. Kelayakan menjalani profesi guru sangat diperlukan mengingat tugas guru memiliki ukuran multidimensional yang sangat kompleks terkait dengan penyiapan generasi penerus yang lebih baik dalam segala hal, termasuk dalam pengembangan kurikulum 2013.

Malik Fadjar (2005:188) dalam bukunya Holistika Pemikiran Pendidikan menuturkan bahwa guru menempati posisi sentral dalam mengejawantahkan dan melahirkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas di negeri ini. Sekalipun dewasa ini dikembangkan corak pendidikan yang lebih berorientasi pada kompetensi siswa (student oriented), kenyataan ini tidak mengurangi arti dan peran guru dalam proses pendidikan. Kesiapan guru dengan memiliki kompetensi dan profesionalisme lebih penting daripada pengembangan kurikulum 2013. Sebab, dalam kurikulum 2013 bertujuan mendorong peserta didik mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan) terhadap apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah menerima materi pembelajaran. Melalui tujuan tersebut, diharapkan peserta didik memiliki kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan jauh lebih baik. Mereka akan lebih kreatif, inovatif, dan lebih produktif.

Disinilah guru dituntut peran profesionalisme dalam mengimplementasikan tiap proses pembelajaran pada kurikulum 2013. Selain itu, guru juga menerapkan kompetensinya secara utuh sehingga guru bekerja bukan hanya sampai pada tataran melaksanakan tugas saja. Tetapi paling tidak sampai pada tataran melaksanakan amanah apalagi amat dipujikan apabila dia sampai pada tataran cinta, mendidik panggilan hati nurani, merasa senang dan berbahagia sebagia seorang pendidik profesional. Menjadi guru yang inspiratif dan memiliki kekayaan cara (metode) mengajar yang multi strategi sehingga proses belajar mengajar berjalan baik dengan hasil yang optimal.

Sebagaimana yang diutarakan Jerome S. Arcaro dalam bukunya Quality in Education (1995): “The quality teacher is able to respond to new challenges, adapt to changing demands, and be true to his or her values and principles.” Mengajar bukanlah hanya menyampaikan apa yang telah didapatkan dari bangku kuliah akan tetapi mengajar memerlukan kreatifitas, inisiatif untuk menemukan hal-hal baru tentang apa yang ada dilingkungan sekitarnya. Sehingga mengajar bukan hanya proses transfer pengetahuan. Akhirnya, keberhasilan kurikulum baru 2013 sangat bergantung pada profesionalisme guru.

*) Oleh Sutrisno Guru SMPN 1 Wonogiri dan Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)

**) Dimuat di Harian Suara Pembaruan Selasa 16 Juli 2013




Pengirim : Sutrisno SPd
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :

Pengirim : fyfqslpt -  [jvehwxcx@juphvwpe.com]  Tanggal : 12/12/2014
<a href="http://youtu.be/Wr5ZdhQ5IWE">payday loans</a> <a href=http://youtu.be/Wr5ZdhQ5IWE>bad credit loans</a> can i get a fast cash loan today https://www.youtube.com/watch?v=uq5prAPSJhs

Pengirim : rbedjmis -  [shisevbs@gdbjjaho.com]  Tanggal : 08/12/2014
<a href=\"http://youtu.be/Wr5ZdhQ5IWE\">Can I get a fast cash loan online</a> <a href=http://youtu.be/uq5prAPSJhs>fast cash loan</a> can i get a fast cash loan today https://www.youtube.com/watch?v=tu2Ik41Am_A

Pengirim : xosyducm -  [detocpli@ahewnihi.com]  Tanggal : 08/12/2014
<a href=\"https://www.youtube.com/watch?v=Wr5ZdhQ5IWE\">fast loan</a> <a href=https://www.youtube.com/watch?v=uq5prAPSJhs>how can i get a payday loan</a> fast cash loan today http://youtu.be/uq5prAPSJhs

Pengirim : pgjiipwz -  [nxdxycrr@okbparwc.com]  Tanggal : 08/12/2014
<a href=\"https://www.youtube.com/watch?v=Wr5ZdhQ5IWE\">how to get a short term loan</a> <a href=http://youtu.be/uq5prAPSJhs>where to get a payday loan</a> cash loan today https://www.youtube.com/watch?v=Wr5ZdhQ5IWE

Pengirim : vffktxhr -  [rlqicczq@beeuvqfs.com]  Tanggal : 08/12/2014
<a href=\"http://youtu.be/Wr5ZdhQ5IWE\">payday loans</a> <a href=http://youtu.be/uq5prAPSJhs>can i get a fast cash loan today</a> bad credit loans online http://youtu.be/Wr5ZdhQ5IWE

Pengirim : ofujyjlx -  [giiitufa@vxegizpf.com]  Tanggal : 08/12/2014
<a href=\"https://www.youtube.com/watch?v=uq5prAPSJhs\">how to get a loan with bad credit</a> <a href=http://youtu.be/tu2Ik41Am_A>how to get a payday loan</a> fast loan today http://youtu.be/uq5prAPSJhs

Pengirim : zfqpwdab -  [aucshwls@ujqvlrou.com]  Tanggal : 08/12/2014
<a href=\"https://www.youtube.com/watch?v=Wr5ZdhQ5IWE\">bad credit loans online</a> <a href=http://youtu.be/tu2Ik41Am_A>how to get a payday loan</a> how to get a payday loan https://www.youtube.com/watch?v=Wr5ZdhQ5IWE

Pengirim : agkztafr -  [jkklfsje@salvudaw.com]  Tanggal : 08/12/2014
<a href=\"http://youtu.be/tu2Ik41Am_A\">instant cash loan</a> <a href=https://www.youtube.com/watch?v=Wr5ZdhQ5IWE>loans for bad credit</a> how to get a short term loan http://youtu.be/Wr5ZdhQ5IWE

Pengirim : qtkosagk -  [rszzremj@acmdkqea.com]  Tanggal : 08/12/2014
<a href=\"https://www.youtube.com/watch?v=uq5prAPSJhs\">where to get a payday loan</a> <a href=http://youtu.be/uq5prAPSJhs>fast loan</a> bad credit loans https://www.youtube.com/watch?v=uq5prAPSJhs

Pengirim : sigzdqnt -  [amrjwjel@fdeszxnk.com]  Tanggal : 08/12/2014
<a href=\"https://www.youtube.com/watch?v=tu2Ik41Am_A\">fast cash loan</a> <a href=https://www.youtube.com/watch?v=tu2Ik41Am_A>cash loan today</a> bad credit loan https://www.youtube.com/watch?v=uq5prAPSJhs


   Kembali ke Atas